Peristiwa Pembakaran Masjid Al-Qibly

Sejak lama Zionis Israel telah menunjukkan sikap sombong dan serakah, hal tersebut dapat kita lihat dari bagaimana masifnya aksi mereka dalam merebut tanah Palestina yang di dalamnya terdapat  Masjid Al-Aqsha (warisan ummat Islam). Banyak sekali cara yang mereka lakukan untuk mematikan eksistensi muslim di wilayah Palestina khususnya Al-quds bagian timur.

Salah satu aksi mereka yang tak dapat umat Islam lupakan adalah pembakaran masjid Al-Qibly di kawasan masjid Al-Aqsha. Peristiwa tersebut terjadi pada tahun 1969 M yang mana dua tahun sebelumnya Zionis Israel berhasil menduduki Al-quds bagian timur. Pembakaran masjid Al-Qibly dilakukan oleh seorang anggota zionis berkebangsaan Australia yang datang sebagai pariwisata bernama Dennis Michael Rohan.

Fakta lain ditemukan, bahwasanya banyak bukti yang mengarah kepada keterlibatan otoritas penjajah Israel dalam kejahatan tersebut, seperti halnya aliran air yang tiba-tiba terhenti bertepatan dengan api yang membesar dan juga warga Palestina beserta mobil pemadam kebakaran yang dihalangi untuk segera sampai ke masjid Al-Aqsha.

Beberapa landmark yang terimbas oleh aksi pembakaran tersebut antara lain: mimbar shalahuddin, mihrab Zakariya, 3 koridor, 2 tiang, 1 kubah, 74 jendela kayu dan seluruh karpet masjid . Api tersebut membakar 1/3 hingga ¼ bagian masjid  masjid Al-Qibly termasuk juga mimbar nuruddin zengki. Akhirnya Dennis ditangkap oleh pasukan Zionis Israel, namun kemudian dinyatakan bebas dan dikembalikan ke negara asalnya dengan dugaan memiliki sakit kejiwaan. Masjid Al-Qibly pun berhasil diselamatkan oleh warga Palestina dan direnovasi kembali pada tahun 1970 M oleh komite rekonstruksi yang telah dibentuk.

 

Sumber: Palqa.com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *