Penjajah Zionis Keluarkan 60 Peringatan Penggusuran Rumah Palestina Selama 2 Hari

Seorang aktivis HAM di Al-Quds Muhannad Jabbarah menegaskan bahwa ada politik zionis mengusir warga Palestina di Al-Quds dengan alasan yang tidak bisa dibenarkan dan illegal. Sejak dua hari terakhir, penjajah zionis telah menerbitkan kurang lebih antara 50-60 surat perintah penggusuran terhadap rumah-rumah warga di Palestina wilayah Kota Lama, Silwan, Jabal Zaitun, Bethanina, Betshafafah dan lainnya. Wilayah itu sangat sensitive secara politik dan untuk tujuan di antaranya untuk pariwisata, agama, dan pembangunan pusat kepolisian seperti yang sudah dibangun di halaman Al-Baraq dekat masjid Al-Aqsha.

Jabarah menegaskan dalam statemennya yang dirilis hari ini Kamis (7/2) bahwa operasi penggusuran terjadi selama beberapa tahun terakhir. Namun selama bulan terakhir aksi ini itu meningkat sebagai sanksi massal atas warga Palestina usai penetapan status “negara pengawas non anggota” di PBB.

Terkait alasan pemerintah kota penjajah zionis dan kementerian dalam negeri ‘Israel’ dalam penggusuran dan surat peringatan; pembangunan tanpa izin dan penggunaan tanah tanpa izin.

Untuk mengatasi masalah ini, ada sejumlah upaya individu dan organisasi dari advokat yang meminta kepada mahkamah ‘Israel’ agar menunda penggusuran itu. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *