Pengunduran Diri Fayad Karena Perebutan di Pusat Kekuatan OP

Pemerintah Palestina di Jalur Gaza menilai penguncuran diri Salam Fayad dan diterima oleh Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas, tidak berhubungan sam a sekali dengan rekonsiliasi tapi karena perebutan pusat kekuatan di dalam Otorita Palestina.

Hari Sabtu (13/4), kemarin, Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas menerima pengunduran diri Salam Fayad setelah mengajukan selama tiga hari. Abbas meminta Fayad mengurus kegiatan pemerintah sampai terbentuknya pemerintahan yang baru.

Penasehat politik pemerintah Palestina di Jalur Gaza, Dr. Yusuf Rizqa mengatakan, “Pengunduran diri Fayad dan diterima oleh presiden Abbas, baik berakhir dengan penugasan pribadi baru untuk memimpin pemerintah di Ramallah atau mengembalikan Fayad sendiri dengan pembentukan kementrian baru, sama sekali tidak berhubungan, baik dari dekat maupun dari jauh, hubungan masalah ini dengan rekonsiliasi Palestina yang banyak mengalami masalah.”

Dia menambahkan, “Rekonsiliasi berhenti sebelum kunjungan Presiden Obama ke kawasan karena sikap Presiden Obama terhadap rekonsiliasi dan karena ksepakatan Abbas pada rekonsiliasi. Karena kehendak yang sesungguhnya untuk partisipasi nyata tidak tersedia. Karena fokus pada masalah pemilu, pemerintah dan menundah masalah-masalah lain. Hal ini bertentangan dengan apa yang telah ditanda tangani, dengan mengambil enanam masalah secara bersamaan.”

Rizqa berpendapat bahwa penguncuran diri Fayad ini merupakan konflik perebutan pusat kekuatan di Otoritas Palestina. Penguncuran diri itu terjadi  karena latar belakang ganda. Pertama karena kompleksitas sikap gerakan Fatah yang ingin memimpin kementrian tokoh dari Fatah. Sebab kedua adalah pengunduran diri menteri keuangan Nabiel Qisis dan perselisihan yang terjadi antara Abbas dan Fayad.

Dia memprediksi ada masalah-masalah internal OP lain yang berkaitan dengan penguncuran diri Fayad, berkaitan dengan pengaruh dan keputusan masa depan antara pihak-pihak di Otoritas Palestina. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *