Palestina Tolak Intervensi Militer Asing ke Negara Arab atau Islam

Pemerintah Palestina di Gaza menolak intervensi militer asing terhadap satu negara Arab atau Islam. Hal ini disampaikan sebagai respon atas rencana serangan militer Amerika dan sekutunya ke Suriah. Dalam sidang pekanannya kemarin sore Selasa menegaskan bahwa adalah hak sebuah bangsa untuk hidup secara bebas dan demokratis.

Di sisi lain pemerintah Palestina meminta agar Masjid Al-Aqsha dijaga terkait dengan proyek baru yahudi di kawasan perkampungan Silwan. Mereka meminta negara-negara Arab dan umat Islam untuk menekan masyarakat internasional agar menghalangi yahudisasi dan menjaga Al-Aqsha. Pemerintah menegaskan pentingnya menyukseskan seruan “siaga umum” menjaga Masjid Al-Aqsha hari ini Rabu. Pemerintah mengecam keras tindakan nekat penjajah zionis menangkap Syekh Raed Shalah dan keputusan mendeportasinya dari kota Al-Quds.

Pemerintah Palestina menegaskan, tindakan ini tidak akan mampu membungkam suara rakyat Palestina.

Selain itu pemerintah Palestina mengecam pernyataan yang disampaikan oleh presiden Palestina Mahmud Abbas yang mengungkapkan informasi bohong tentang Jalur Gaza dan rakyat Palestina. Pernyataan seperti ini sama sekali tidak menggambarkan nasionalisme dan hanya bersifat perokok aktif terhadap Jalur Gaza dan propaganda media yang ingin menggambarkan citra buruk terhadap bangsa Palestina dan menghalangi merealisasikan rekonsiliasi Palestina.

Pemerintah Palestina pemerintah Mesir akan membuka perlintasan Rafah secara penuh untuk mengurangi penderitaan warga Palestina di Jalur Gaza dari para pelajar dan pasien. Ada lebih dari 10.000 pemilik visa luar negeri, pelajar dan mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Mereka sedang menunggu dibukanya perlintasan Rafah. Pemerintah Palestina menegaskan berlanjutnya penutupan Rafah akan semakin mempersulit kondisi kemanusiaan dan semakin menciptakan penderitaan terhadap warga Palestina dan meningkatkan pengangguran.

Pemerintah Palestina juga mengecam tindakan kekerasan dan permusuhan angkatan laut Mesir terhadap nelayan Palestina serta menangkap mereka dan menembaki mereka. Akibatnya,  dua orang nelayan mengalami luka ringan luka ringan dan 5 orang lainnya ditangkap.

Pemerintah Palestina minta agar bisa segera membebaskan nelayan Palestina yang ditahan tersebut. Pemerintah Palestina menampik tudingan menteri dalam negeri Mesir soal keterlibatan personel Hamas dalam kekerasan di Sinai. Palestina tidak akan melakukan intervensi terhadap urusan dalam negeri Mesir cara mutlak, tegas pemerintah Palestina. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *