Pakar Internasional: Palestina Selatan Tercemar Akibat Reaktor Dimona

Dr. Mahmud Saadah, ketua badan dokter internasional untuk perlindungan perang nuklir, cabang Palestina, mengatakan bahwa studi terakhir yang dilakukan oleh organisasi DHF di Nagev, wilayah Palestina selatan yang diduduki penjajah Zionis sejak tahun 1948, menunjukkan 95% udara di kawasan selatan tercemar, yang menyebabkan dan menimbulkan berbagai macam penyakit seta menimbulkan kecemasan permanen bagi kehidupan manusia.

Dia menambahkan, “Yang juga menimbulkan kecemasan adalah bagaimana entitas Zionis bisa meyakinkan sebagian penduduk Yahudi yang tinggal di kawasan tersebut dan sebagian orang yang terjangkit penyakit menjijikkan. Racum yang menyebabkan banyak peyakit pada mereka ini adalah kambing dan ternak yang dipelihari oleh penduduk Badui yang tinggal di seluruh kawasan tersebut.”

Saadah melanjutkan, “Penelitian yang dilaksanakan pada tahun 2007 menunjukkan pertambakan dan perluasan area wilayah yang terdampak dan tercemar dengan konstaminasi dan limbah nuklir di daerah tersebut sampai di wilayah utara propinsi.”

Dia menyatakan, “Tingkat ketercemaran  sampai tiga kali lipat dari yang diperbolehkan secara internasional. Pada tahun-tahun terakhir diketahui terjadinya pencemaran pada tanah dan tumbuhan di daerah Tulkarem dan Qalqilia. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *