Knesset Setujui Draft RUU Pencaplokan Permukiman Ilegal Tepi Barat

aspacpalestine.com – Bait Lahm. Knesset Israel setujui pembacaan awal RUU tentang perizinan untuk menerapkan hukum Israel di permukiman ilegal yahudi, di wilayah Tepi Barat dan terjajah dan Al-Quds, berita media Israel.

Haaretz mengatakan 48 anggota Knesset mendukung RUU tersebut, sementara 39 menolak pada hari Rabu (21/6/2017).

Politisi Israel dari sayap kanan partai rumah yahudi yang memprakarsai RUU tersebut, MK Bezalel Smotrich mengatakan keputusan itu mencakup pengalihan petisi terhadap konstruksi ilegal di permukiman ke pengadilan administratif, bukan ke mahkamah agung.

“Apa hak penduduk Tel Aviv adalah benar bagi permukiman di Bait Il dan Kadumim”, ujarnya. “Di sana tidak ada pembenaran untuk pembahasan permohonan pembangunan di Mahkamah Agung”, Tambahnya.

Kubu zionis Oposisi, MK Tzipi Livni menggambarkan RUU tersebut sebagai langkah lain untuk memperdalam diskriminatif antara orang Israel dan Palestina, dalam wilayah tersebut.

“Hal itu adalah hukum lain dalam rangkaian undang-undang yang menggambarkan pembuatan negara rasis, dengan dua tipe warga tanpa adanya kesetaraan antara keduanya. Hal itu bertentangan dengan yahudi dan negara yahudi. Kami berkewajiban untuk melawan hukum ini. Saya berencana akan lakukan hal tersebut”, katanya.

Pejabat Palestina, Ghassan Daghlas memperingatkan bahwa hukum tersebut akan berdampak serius kepada warga Palestina, disebabkan karena hukum tersebut membuka jalan untuk pencaplokan Tepi Barat terjajah.

 

Sumber: english.pnn.ps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *