Khatib: Otoritas Palestina Beri Lampu Hijau Yahudisasi Al-Quds

Ketua Gerakan Islam di Palestina jajahan 1948, Syekh Kamal Al-Khatib menegaskan, kekerasan yang menimpa masjid Al-Aqsha adalah eskalasi berbahaya Zionis berupa masifnya penggerebekan dan penyerangan masjid oleh pasukan atau warga ekstrim Yahudi.

Dalam pernyataan ekslusifnya kepada Infopalestina hari ini Ahad (13/4) Al-Khatib mengisyaratkan, di saat bangsa Arab sedang direpotkan oleh krisisnya dan umat Islam disibukkan dengan urusan internalnya, justru entitas Zionis penjajag memanfaatkannya sebagai peluang untuk melanjutkan penggerebakan dan penyerangan ke Masjid Al-Aqsha.

Wakil ketua Gerakan Islam ini menandaskan, sikap keras Otoritas Palestina melanjutkan perundingan sia-sia adalah bentuk legitmasi resmi kepada penjajah Zionis untuk melanjutkan aksi yahudisasi dan penggerebekan kepada Masjid Al-Aqsha. Semua situasi perundingan itu memberikan lampu hijau terhadap berlanjutnya aksi brutal dan arogan Zionis terhadap kota Al-Quds dan Masjid Al-Aqsha.

Syekh Al-Khateeb menjelaskan, apa yang terjadi di Masjid Al-Aqsha berupa penggalian bawah tanah merupakan tindakan yang tidak pernah dibayangkan. Ia berlangsung selama puluhan tahun dan agaknya waktunya sudah tiba bagi Yahudi merusak Masjid dari atas atau dengan terus menggerebek siang malam.

Saat ini penggerebekan Yahudi ke Masjid Al-Aqsha berlangsung setiap hari. Sebelmnya hanya setiap bulan kemudian setiap pekan dan kini setiap hari dan ini akan mengancam ‘Israel’.

Saat ini, penjajah Zionis melarang jamaah shalat masuk Al-Aqsha dengan berbagai alasan tidak jelas. Kini warga Al-Quds sudah memberikan semua yang mereka miliki untuk membela Al-Aqsha. Sehingga, menjadi kewajiban setiap umat Islam untuk membela warga Palestina di Al-Quds dalam membela Masjid Al-Aqsha. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *