Kampanye Tuntut Inggris Minta Maaf Pada Palestina Digelar

Konferensi pecan keempat bagi korban rakyat Palestina sejak Sabtu kemarin (19/1) masih berlangsung. Adapaun tema konferensi tahun ini berjudul, “Inggris dan warisan kolonialismenya di Palestina , Tiba saatnya bagi Inggris minta maaf”.

Ikut dalam konferensi ini sejumlah dubes Negara Arab serta sebagian anggota parlemen Inggris serta seluruh akadimisi, wartawan, relawan Palestina yang sejak awal pecan menunggu-nunggu tersebut yang berasal dari sejumlah kota di Inggris.

Sementara itu, ketua dewan Pembina pusat hak kembali Palestina, Muhamamd Hamid di acara pembukaanya menegaskan tentang pentingnya memlihara prinsip-prinisp Palestina khususnya hak kembali. Ia menganggap hak kembali merupakan salah satu tema yang dihasilkan dalam konferensi ini untuk menyusun setrategi dalam melawan kampanye Balvour. Inilah yang dicoba digagas pihaknya selama lebih dari lima tahun untuk mendesak Inggris akan meminta maaf pada rakyat Palestina atas semua penderitaan dan kesengsaraan yang mereka alamai lebih dari tujuh decade.

Dalam kaitan ini, dubes Palestina di Inggris, Profesor Manuel Hasasiyan menegaskan tentang pentingnya acara ini digelar di Inggris.

Sementara itu, anggota parlemen Inggris dari Partai Pemerliharaan, Jeremy Corben mengungkapkan duunganya untuk menggagas usulan agar pemerintahnya meminta maaf. Ia mengatakan, ada kemungkinan terbuka lebar untuk upaya ini agar berhasil, agar Inggris mengakui kesalahatanya sejarahnya termasuk konsekwensi di dalamnya.

Dalam pada itu, para peserta konferensi mengkritik keberpihakan Amerika terhadap proyek penjajahan Zionis. Mereka menyebutnya sebagai tindak lanjut atas apa yang telah dilakukan  Inggris. (infopalestina.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *