Israel Tutup Masjid Al-Aqsha

aspacpalestine.com – Al-Quds. Kepolisian khusus Israel menutup Masjid Suci Al-Aqsha di depan para jamaah, Kamis (29/6/2017). Penutupan tersebut dilakukan sesaat sebelum penyebuan massal puluhan pemukim. Penyerbuan tersebut dipimpin oleh kepolisian Israel di Al-Quds (Yaurum Laiqi) beserta dengan pihak ekstrimis senior dan aparat Israel.

Wartawan paltoday.ps mengatakan bahwa kepolisian Israel memberlakukan prosedur ketat pada permulaan masuk terhadap para jamaah. Selain itu, Israel juga menahan kartu identitas para penduduk di gerbang-gerbang masjid. Selain itu, Israel mencegah para jamaah yang berusia dibawah 40 tahun masuk ke masjid Al-Aqsha. Sebelum pelarangan tersebut diberlakukan, Israel melarang seluruh jamaah masuk ke masjid Al-Aqsha. Hal itu bertepatan dengan dengan penyerbuan massal yang dipimpin oleh kepolisian Israel di Al-Quds, disertai dengan orang tua pemukim yang meninggal. Penyerbuan tersebut dilakukan untuk memperingati setiap tahun meninggalnya pemukim Israel.

Disamping itu, organisasi “Haikal Al-Maz’um” Israel dan Menteri Pertanian Pemerintahan Israel, Uri Ariel menyerukan seluruh pemukim untuk ikut serta secara luas dalam penyerbuan massal ke masjid Al-Aqsha. Rabu (28/6/2017). penyerbuan rencananya dilakukan pada hari Kamis (29/6/2017). Menurut Ariel, penyerbuan bertujuan untuk memperingati meninggalnya pemukim Hailil Aril pada tahun lalu, di salah satu permukiman Khalil.

Wartawan paltoday.ps mencatat bahwa pasukan Israel kembali membuka Masjid Al-Aqsha di depan para jamaah beberapa saat lalu. Pembukaan dilakukan setelah keluarnya pemimpin kepolisian Israel dan para ekstrimis senior dari masjid Al-Aqsha. akan tetapi ditutup kembali secara tiba-tiba oleh tentara Israel.

 

Sumber: paltoday.ps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *