Israel Keluarkan 47 Perintah Penahanan Administratif Dan Abaikan Kesehatan Para Tawanan

aspacpalestine.com – Palestina. Menurut Klub Tawanan Palestina bahwa otoritas penjajah Israel mengeluarkan 47 perintah penahanan administratif kepada para tawanan, termasuk anggota dewan legislatif, Selasa (1/8/2017).

Klub Tawanan Palestina mencatat bahwa 47 perintah penahanan yang dikeluarkan oleh penjajah Israel, 13 perintah diantaranya merupakan yang pertama kali dikeluarkan untuk para tawanan yang belum pernah ditangkap atau penahanan kembali terhadap para tawanan setelah mereka dinyatakan bebas.

Disamping itu, pengacara Urusan Tawanan, Karim ‘Ajwati menegaskan bahwa memburuknya kondisi kesehatan Mazan Al-Qadhi (37 Tahun) dari kota Al-Birah. Saat ini, Tawanan Mazan Al-Qadhi ditahan di penjara ‘Asqalan. Tawanan mengalami kelalaian medis yang disengaja.

Lembaga tersebut menjelaskan bahwa tawanan tersebut menderita robek tulang rawan dan kondisi kesehatan yang semakin memburuk setelah tawanan tersebut menjalani mogok makan akhir-akhir ini, yang berlangsung selama 41 hari berturut-turut. Mogok makan tersebut menyebabkan penurunan besar tawanan sebesar 26 KG. Selain itu, tawanan tidak dapat berjalan. Tawanan Mazan Al-Qadhi telah menjalankan operasi bedah di bagian bawah lutut. Akan tetapi tawanan Al-Qadhi membutuhkan tahap terapi fisik untuk pengobatannya. Hal tersebut dibutuhkan karena adanya tonjolan di daerah bagian operasi.

Lembaga tersebut mengingatkan bahwa keterlambatan dan penundaan dalam memberikan pengobatan yang tepat kepada tawanan dan meniadakan tahap terapi fisik, akan mengakibatkan komplikasi yang sulit disembuhkan.

Dilansir bahwa tawanan Mazan Al-Qadhi ditahan sejak 5 Maret 2002 dan dijatuhi penjara seumur hidup sebanyak 3 kali serta 25 tahun masa tambahan penjara.

 

Sumber: arab48.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *