Israel Ancam Tawanan Dengan Sanksi Jika Gelar Aksi Mogok

Yayasan solidaritas HAM menyebutkan, pengelola penjara Zionis mengancam para tawanan administrtaif akan menerapkan sanksi berat jika para tawanan tersebut melanjutkan niatnya menggelar aksi mogok di dalam penjara.

Pengacara tawanan, Faris Hasan dalam pernyataan persnya (22/10) mengatakan, pihak penjara berjanji akan menerapkan sanksi berat terhadap hak para tawanan adiminstratif, saat mereka menggelar program yang telah dicanangkan sebelumnya pada 25 Oktober nanti. Sanksi ini berupa penyebaran peserta aksi ke berbagai ruangan dan mengisolasi mereka di dalamnya. Selain itu, mereka juga dilarang dikunjungi dan tidak boleh membeli barang atau makanan dari kantin penjara. Pihak penjara akan merampas barang-barang penting yang selama ini tawanan gunakan, seperi radio dan HP.

Dua bulan yang lalu, para tawanan administratif bertekad akan melakukan aksinya memprotes kebijakan-kebijakan penjara dengan memboikot persidangan, kemudian aksi mogok makan.

Pada bulan Nopember depan, mereka akan memboikot kunjungan penjara dan menolak memakan obat-obatan dan pada bulan berikutnya mereka akan mogok makan selama tiga hari dalam sepekan. Sabtu, Senin dan Kamis.

Mereka meminta pihak tawanan membebaskan mereka, karena penangkapan terhadap mereka tak berdasarkan hukum atau undang-undang yang ada. Mereka juga tak didakwa kesalahan apapun dalam penangkapan ini.  (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *