Parlemen Spanyol Tegaskan Hak Untuk BDS Sebagai Pernyataan Yang Dilindungi

aspacpalestine.com – Madrid. Parlemen Spanyol secara bulat menetapkan sebuah gerakan yang mengakui hak untuk pembelaan bagi boikot, divestasi dan sangsi (BDS), Selasa (27/6/2017). Penetapkan gerakan tersebut sebagai perlindungan untuk hak asasi manusia terkait hak kebebasan berekspresi dan berasosiasi. RUU ini diperkenalkan oleh koalisi parlemen progresif “Unidos Podemos-En Comú Podem-En Marea”.

“Pada tanggal 27 Juni, Komite Kerjasama Internasional Kongres Spanyol secara bulat menyetujui sebuah gerakan yang diajukan oleh grup parlemen kami. Gerakan tersebut mendukung pembelaan hak asasi manusia yang sah. Gerakan Pengrubah tersebut menyerukan kepada pemerintah untuk mengakui dan membela aktivis hak asasi manusia dari Palestina, Israel dan negara-negara lain untuk melaksanakan kegiatan yang sah, damai, dan dilindungi oleh hak kebebasan berpendapat dan berkumpul, seperti mendorong Boikot, Divestasi dan Sangsi BDS. Persetujuan ini menandakan bahwa pemerintah pemerintah ini harus menegakkan hak mereka dan bertindak melawan gangguan terhadap para aktivis, di Spanyol maupun di negara lain. Selain itu, gerakan ini melakukan kampanye damai, legal dan sah terhadap kekerasan hak asasi manusia di Palestina. Dengan demikian, kongres kita telah bergabung dengan banyak suara yang telah mengakui hak BDS sebagai hak kebebasan berpendapat, seperti Federica Mogherini (Wakil Presiden dan Perwakilan Tinggi Uni Eropa), pemerintah Irlandia, tengaegehe Belanda, Swedia dan Parlemen Navarre”, ujar Unidos Podemos dalam pernyataanya.

Ini adalah kedua kalinya dalam waktu yang singkat, institusi negara Spanyol menegaskan hak untuk boikot. Pada akhir April, Menteri Luar Negeri Spanyol juga menegaskan bahwa hak pembelaan untuk BDS dalam solidaritas perjuangan Palestina, dilindungi oleh hukum yang menjamin kebebasan berpendapat. Berita ini berawal dari keputusan dewan kota Barcelona untuk mengakhiri keterlibatan dengan penjajah militer Israel dan konstruksi permukiman ilegal Israel, di tanah Palestina yang dicuri. Selain itu, sejumlah kota Spanyol selama beberapa tahun terakhir menyatakan diri mereka “bebas terhadap rasis Israel”, yang tergabung dalam jaringan yang ada, dengan lebih dari 70 institusi publik Spanyol di dalamnya, termasuk dewan provinsi dan parlemen kota yang telah lebih dulu mengambil sikap melawan rasis Israel.

Komite Nasional BDS Palestina adalah koalisi terbesar di masyarakat sipil Palestina. Komite tersebut memimpin dan mendukung Boikot, Divestasi, dan Sangsi secara global.

 

Sumber: english.pnn.ps

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *