Israel Langgar Persetujuan Oslo Di Area B

aspacpalestine.com – Tepi Barat. Administrasi Sipil Militer Israel di wilayah Tepi Barat terjajah, berulang kali melanggar persetujuan Oslo dalam beberapa bulan terakhir. Pelanggaran tersebut berbentuk berbagai pekerjaan yang dilakukan di wilayah-wilayah yang seharusnya berada di bawah kendali otoritas Palestina. Data tersebut dilansir oleh koran Israel Haaretz. Koran tersebut memberitakan bahwa otoritas Israel mengosongkan fasilitas Palestina di area B, Tepi Barat. Area tersebut berada di bawah kendali sipil otoritas Palestina dan militer Israel.

Otoritas Israel membenarkan pelanggaran permanen mereka terhadap persetujuan Oslo, dengan alasan bahwa orang-orang Palestina tidak menerapkan hukum di wilayah-wilayah, yang berada di bawah kendali otoritas Palestina.

“Tindakan Israel di area B dilakukan untuk pertama kalinya untuk melindungi lingkungan tersebut, dengan mengosongkan instalasi yang menggambarkan kerusakan lingkungan terhadap alam”, ujar salah satu sumber Israel. “ini dilakukan dengan persetujuan dari penasehat hukum pemerintah Israel”. tambahnya.

Namun, menurut ahli tata kota Israel, Alon Cohen-Lifshitz meskipun administrasi sipil Israel bekerja di dalam area Palestina dengan menggunakan pembenaran pelestarian lingkungan, hal tersebut tidak menahan pengaruhnya terhadap permukiman Israel dan kamp militer di Tepi Barat.

Perjanjian Oslo di tandatangani pada tahun 1993, antara Organisasi Pembebasan Palestina dan Israel. Perjanjian tersebut menetapkan pembagian Tepi Barat ke dalam 3 wilayah, dengan rincian: wilayah A berada di bawah kendali penuh orang Palestina, wilayah B berada kendali sipil otoritas Palestina dan keamanan Israel serta wilayah C berada di bawah kendali penuh pemerintah Israel.

 

Sumber: middleeastmonitor.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *