Israel Kepung Warga Al-Quds Yang Tinggal 8%

Dua organisasi HAM Palestina di wilayah jajahan 48 menuding pemerintah Zionis telah mengepung warga Palestina di Al-Quds di wilayah yang tinggal 7,8 % saja dari wilayah keseluruhan Al-Quds.

Organisasi “HAM Warga” dan Bimukum mengecam aksi yang dilakukan pemerintah pusat Zionis di Al-Quds yang menggunakan peta Haikal Al-Quds 2000, dimana hak warga Palestina yang tinggal di Al-Quds tak lebih dari 7,8 % saja.

Pemerintah Zionis sengaja menggunakan peta tersebut sebagai dokumen politik dan menolak semua rencana pembangunan, sat tidak adanya persetujuan atas peta itu. Padahal tidak ada kewenangan apapun secara hokum bagi Israel. Sementara itu, warga tidak diberikan kesempatan untuk mengajukan keberatan atas keputusan tersebut. Kalaupun diajukan surat keberatan maka sama dengan melegalisir keputusan mereka yang jelas-jelas illegal dan tentu langkah ini berefek negatif.

Keputusan Peta Haikal 2000 telah memangkas habis hak warga Palestina di Al-Quds, sehingga yang tersisi hanya kurang dari 8 % saja. Padahal jumlah warga Palestina di sana mencapai 39 % dari jumlah keseluruhan warga Israel. Sementara tanah yang boleh didirikan bangunan tak lebih dari 14 % saja.

Dengan demikian Peta Haikal 2000 telah mengancam keberlangsungan peradaban Palestina di Al-Quds. (infopalestina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *