Euro-Mediterania Tuding Libanon Berupaya Usir Pengungsi Palestina-Suriah

Pengawas HAM Euro-Mediterania menuding pemerintah Libanon berupaya mengusir pengungsi Palestina yang tiba dari Suriah, dengan mengintimidasi mereka.

Pengawas HAM yang berkantor di Jenewa ini menyatakan, pemerintah Libanon membuat sejumlah keputusan antara lain mengintimidasi pengungsi Palestina dari Suriah, yang tiba di Libanon atau bermukim di sana, yang membuat mereka kembali ke Suriah, setelah sebelumnya kabur karena konflik.

Pengawas HAM internasional ini menyatakan, petugasnya di lapangan mencatat sejumlah pelanggaran yang dilakukan pemerintah Libanon sejak terbitnya keputusan terakhir, antara lain menangkap 3 pengungsi Palestina-Suriah, di kamp Nahrul Barid, pada Sabtu lalu (10/5).

Menurut peneliti pada departemen hukum Euro-Mediterania, Mirah Bashra, pemerintah Libanon melarang perpanjangan ijin tinggal bagi pengungsi Palestina dari Suriah, yang memicu mereka saat ini tinggal di Libanon tanpa ijin tinggal.  Sehingga membuat mereka terpaksa kembali ke Suriah, sementara jiwa mereka terancam bila pulang ke Suriah.

Pengawas HAM meminta pemerintah Libanon untuk segera menghentikan pelanggaran terhadap pengungsi Palestina yang tiba dari Suriah, dan memperlakukan mereka sebagai pengungsi, dengan memberikan hak tinggal di Libanon secara normal sampai konflik di Suriah berakhir. (infopalestina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *