Buruh Palestina di Ramadhan: Penangkapan dan Kekerasan Semakin Intens

Aksi penangkapan buruh Palestina dari Tepi Barat yang bekerja di wilayah Palestina jajahan ‘Israel’ tahun 1948 mengalami peningkatan sejak awal bulan Ramadhan ini. Ratusan buruh tercatata ditangkap dan puluhan lainnya dibawah ke pusat investigasi dengan alasan keamanan. Selain itu ada sejumlah kekerasan lainnya yang dialami buruh Palestina di bulan suci ini.

Sekjen Asosiasi Buruh Palestina Haidar Ibrahim menegaskan, asosiasi mencatat sejak awal bulan Ramadhan terjadi penangkapan ratusan buruh dan kekerasan terhadap mereka. ada 20 buruh Palestina yang dibawah ke pusat investigasi karena masalah keamanan.

Asosiasi menegaskan, klaim pemerintah zionis memberikan kemudahan kepada buruh Palestina selama Ramadhan hanya isapan jempol belaka. Sebab buktinya zionis melakukan aksi penangkapan. Pemberian dokumen izin kemudahan itu diberikan kepada warga biasa Palestina yang ingin berkunjung ke Al-Quds dan menunaikan shalat di Masjid Al-Aqsha di bulan Ramadhan.

Pengejaran di Waktu Sahur

Salah satu buruh Palestina, Majed Maale mengisahkan bahwa pasukan zionis mengejar buruh Palestina pada saat mereka siap-siap makan sahur dengan mobil patroli di pintu masuk tembok rasial dekat desa Azun, Qalqiliah tengah.

Ia menambahkan, ribuan buruh Palestina sejak tengah malam hingga pagi hari melewati kawasan itu di waktu sahur dan mulai memasuki salah satu pintu masuk. Di sanalah kami ditangkapi oleh mobil patroli militer dan tiga buruh lainnya berhasil kabur dari penangkapan.

Sebagian yang berhasil ditangkapi harus berjuang melawan pukulan fatal dari pasukan zionis.

Denda Tinggi

Sementara itu, buruh Palestina lainnya, Walid Hidlr menceritakan bahwa pasukan Israel membebani buruh Palestina dengan denda tinggi. Bahkan sebagian buruh menerima denda hingga 3000 syekel.

Selain itu, di Ramadhan, buruh Palestina juga menghadapi tekanan hidup karena harga tinggi dan tidak masuk akal. (infopalestina)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *