Berita Palestina

Berita Palestina (2820)

aspacpalestine.com – Paris. BDS Perancis bersama dengan anggota perkumpulan “Les Désobeissants” melakukan aksi protes daman terhadap perusahaan Israel Elbit System selama pertunjukkan udara Paris, Sabtu (24/6/2017).

Tindakan tersebut berlangsung di tempat waralaba Elbit System. Perusahaan tersebut dianggap sebagai produsen pesawat tak berawak Israel. Mereka memasok pesawat tersebut ke tentara Israel, selama penyerangan terhadap Jalur Gaza di tahun 2014.

Aksi solidaritas terhadap rakyat Palestina ini didukung dengan baik. Banyak orang yang hadir di aksi tersebut menunjukkan simpati dengan para pengunjuk rasa.

BDS Perancis kembali menyatakan seruannya untuk segera embargo militer ke Israel, hingga Israel mengakhiri penjajahan terhadap Palestina serta mematuhi undang-undang Internasional.

Gerakan tersebut menyatakan Elbit System bertanggungjawab terhadap kejahatan perang. Gerakan tersebut menyerukan agar para pejabat Elbit System diadili di Mahkamah Pidana Internasional.

 

Sumber: middleeastmonitor.com

aspacpalestine.com – London. Organisasi Arab untuk Hak Asasi Manusia di Inggris, mengatakan bahwa penduduk di wilayah Palestina terjajah menderita kekejaman yang berlipat ganda. Hal tersebut dilakukan oleh pasuka penjajah dan aparat keamanan yang berafiliasi dengan otoritas Palestina. Dalam laporan tersebut, kedua unsur tersebut berlomba menangkap para warga dengan dalih yang berbeda-beda. Hal tersebut sebagai kebijakan yang berputar. Dalam kebijakan tersebut, aparat keamanan otoritas Palestina menangkap warga Palestina yang dibebaskan penjara Israel dan sebaliknya.

Dalam laporan organisasi yang dikeluarkan Senin (26/6/2017), bertepatan dengan hari korban penyiksaan sedunia yang jatuh pada tanggal 26 Juni setiap tahun, Organisasi tersebut menyebutkan bahwa orang-orang Palestina yang ditahan di penjara aparat keamanan otoritas, mengalami berbagai macam penyiksaan. Penyiksaan yang paling menonjol adalah pemukulan yang parah dan borgol leher seperti hewan qurban. Ditambahkan bahwa "selama tahun-tahun penyiksaan yang sistematis tersebut, 7 orang penduduk palestina terbunuh karena penyiksaan. Selain itu, aparat keamanan otoritas masih melakukan penyiksaan terhadap skala yang luas. Hal itu dilakukan dalam rangka keputusan politik yang mendukung layanan keamanan dan tidak ada pengawasan yudisial".

Laporan tersebut melansir bahwa "tidak mengetahui secara persis jumlah orang yang ditahan di penjara keamanan otoritas Palestina, sebagai dampak dari operasi penangkapan dan surat pemanggilan serta pembebasan yang dipercepat. Dalam empat bulan pertama di tahun 2017, tercatat sebanyak 1007 kasus penangkapan dan pemanggilan. jumlah tawanan tersebut sebagian besar adalah editor dan pelajar. Sebagian besar dari mereka mendapat penyiksaan. Tahun 2016, sejumlah 2224 penduduk ditangkap.

Organisasi tersebut menyebutkan bahwa penyiksaan menurut aturan internasional saat ini, dianggap sebagai kejahatan internasional. Tetapi, aturan-aturan ini masih dipaksakan sebagai alat bantu peradilan yang adil untuk para korban. Hal ini memerlukan mekanisme peradilan yang memastikan tidak menjatuhkan hukuman terhadap para pelaku kejahatan ini", menurut laporan tersebut.

 

Sumber: qudspress.com

Jumat, 23 Juni 2017 23:30

Hanya 54% Pelajar Yahudi Dukung Israel

Written by

aspacpalestine.com – Amerika Serikat. Sebuah survei baru menyatakan bahwa terjadi pengurangan dukungan pelajar yahudi terhadap Israel. Pengurangan tersebut sebesar 30 persen dari jumlah pelajar yahudi di Amerika.

Pelaksana kelompok pemasaran pro-Israel, Brand Israel Group (BIG) menunjukkan bahwa dukungan terhadap Israel menurun dari 84% di tahun 2010 menjadi 54% pada tahun lalu.

Kelompok tersebut bertujuan untuk memperbaiki citra Israel di kalangan publik Amerika. Survei tersebut digambarkan sebagai hasil "hancur".

Menurut pelajar, dukungan terhadap Palestina terus meningkat, tetapi hanya sedikit. 13 persen responden menyatakan mendukung Palestina, pada tahun lalu. dibangkan dengan 6 tahun lalu, hanya 10 persen yang mendukung Palestina.

Menurut BIG, dukungan untuk Israel mempunyai basis yang solid di antara yahudi, kristen tradisional, konservatif, politikus HAM, dan generasi tua. Namun kehilangan dukungan di kalangan generasi muda dan generasi berikutnya, khusunya pelajar yahudi.

 

Sumber: middleeastmonitor.com

aspacpalestine.com – Ramallah. Menteri Luar Negeri sangat mengutuk istilah yang disampaikan oleh media Ibrani. Istilah tersebut terkait keputusan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu terkait penerapan rencana yahudisasi baru. Rencana tersebut bertujuan merubah landmark area gerbang 'Amud di Al-Quds Timur terjajah. Rencana tersebut juga menghilangkan identitas sejarah dan kebudayaan melalui penempatan militer dan kepolisian secara intensif di daerah tersebut. Selain itu, Israel mengimplementasikan rencana pembangunan tower militer yang provokatif di daerah tersebut. Disamping itu, Israel juga merealisasikan rencana penempatan jalur besi yang semena-mena, untuk tempat lewat para warga dan memeriksa para warga dan lainnya.

Kementerian tersebut menganggap bahwa rencana ini merupakan rangkaian yahudisasi yang berkelanjutan untuk kota suci dan upaya-upaya untuk mengkonsentrasikan pencaplokan Al-Quds dan pengusiran warga Al-Quds.

Kementerian mengecam sikap apatis dan diamnya masyarakat internasional dan organisasi-organisasi PBB, khususnya organisasi UNESCO. Pelanggaran berat Israel terhadap hukum internasional meningkat serius dan belum terjadi sebelumnya, terutama karena mereka melihat dan mendengar dari seluruh dunia.

Kementerian mengatakan telah terbukti bahwa Netanyahu berupaya melemahkan kredibilitas hukum internasional dan resolusinya. Selain itu, Netanyahu juga berupaya membuktikan bahwa menjaga keamanan dan kedamaian internasional adalah hal sia-sia. Disamping itu, Netanyahu juga membuktikan bahwa memikul tanggungjawab dalam solusi menyelesaikan sengketa dan konflik merupakan sia-sia.

 

Sumber: maannews.net

aspacpalestine.com – Palestina. Peringatan hari pengungsi sedunia dan sebulan setelah 69 tahun Nakhba Palestina atau "bencana", Badan Pusat statistik Palestina memperkirakan 66% orang Palestina, yang tinggal di Daerah Palestina yang dijajah Inggris pada tahun 1948. Orang-orang Palestina tersebut terusir dan mengungsi dari sejarah Palestina.

Hari ini, Badan PBB tentang Bantuan dan Kerja untuk Pengungsi Palestina di Timur Tengah (UNRWA) memperkirakan sejumlah pengungsi Palestina yang terdaftar di 2016, berjumlah sekitar 5.9 juta orang. Catat Badan Pusat Biro Statistik Palestina. Pusat Statistik menyoroti bahwa angka tersebut mewakili jumlah minimum pengungsi Palestina.

Pada 2016, pengungsi Palestina di Tepi Barat yang terdaftar UNRWA menyumbang 17 persen dari jumlah pengungsi yang terdaftar dengan badan tersebut, sementara pengungsi di Gaza menyumbang 24.5 persen.

Pengungsi Palestina dianggap salah satu angka pengangguran tertinggi di dunia dengan persentasi 44%. Sementara itu, 80% penduduk Gaza diperkirakan bergantung terhadap bantuan kemanusiaan.

UNRWA telah menjadi target kritik orang Palestina dalam beberapa kesempatan pengungsi Palestina, terutama di wilayah Palestina terjajah. Kritikan tersebut tertuju pada pemeliharaan status sebagai pengungsi Palestina. UNRWA beranggapa bahwa hal tersebut menjaga hak pengungsi untuk kembali ke desa-desa di Palestina. Desa-desa tersebut merupakan tempat nenek moyang mereka yang mengungsi selama pendirian negara Israel.

 

Sumber: palestinechronicle.com

aspacpalestine.com – Tepi Barat. Beberapa pihak Palestina mengecam pengumuman perdana menteri Israel, Benyamin Netanyahu terkait awal konstruksi permukiman "Amikhai". Permukiman tersebut diperuntukkan sebagai permukiman Israel pertama yang akan dibangun di Tepi Barat yang dijajah, sejak 25 tahun Israel menjajah Palestina.

Pejabat berkas permukiman di bagian utara Tepi Barat, Ghassan Douglas mengatakan pemerintah Israel membuktikan setelah langkah ini, bahwa proses pengosongan permukiman "Amuna" bukanlah hal main-main di depan dunia.

Doughlas dalam wawancaranya dengan "Quds Press" menunjukkan bahwa proses mendirikan permukiman baru dimulai pada hari Selasa. Doughlas menganggap bahwa langkah tersebut adalah langkah yang sangat berbahaya.

Netanyahu melalui halaman pribadinya di "twitter" telah mengumumkan awal proses pengeboran untuk pembangunan permukiman baru di kota Amuna. Pengeboran tersebut menindaklanjuti keputusan mahkamah Israel bulan Februari, terkait evakuasi permukiman "Amuna".

Di akhir tahun lalu, Majelis Keamanan PBB mengeluarkan resolusi 2334. Resolusi tersebut menganggap bahwa permukiman Israel di wilayah Palestina adalah Ilegal.

 

Sumber: qudspress.com

Halaman 1 dari 109