Kontemplasi

Kontemplasi (59)

Sabtu, 17 Juni 2017 13:26

Pacuan-Pacuan Prestasi

Written by
Kuda-kuda pacu biasanya akan semakin melesat ketika mendekati garis finis. Karena penunggangnya mengetahui harus ada yang ia dapatkan ketika di garis finis. Yaitu prestasi berupa kemenangan yang selalu didambakan orang-orang yang sedang berpacu dan berlomba. Bulan Ramadan sudah memasuki babak akhir, dengan menyisakan satu pekan lagi. Sebagian orang mulai kehilangan konsentrasi. Padahal Rasulullah saw ketika memasuki waktu ini, beliau mengencangkan ikat pinggang dan membangunkan keluarganya untuk menghidupkan malam-malam terakhir. Hal ini ditujukan untuk meraih kemuliaan lailatul qadar. Menggunakan peluang sebaik-baiknya untuk mendapatkan keberkahannya. Setiap hari Allah menyediakan waktu istimewa, yaitu di sepertiga malam terakhir. Setiap pekan Dia berikan waktu istimewa di hari Jumat. Setiap bulannya kita disunnahkan berpuasa di tiga hari tengah bulan (13,14 dan 15) yang dikenal dengan ayyâm al-baidh. Maka, setiap tahun Allah member peluang meraih prestasi ketika Ramadan datang. Dan yang lebih spesial adalah ketika waktu sudah masuk di sepertiga terakhir bulan berkah ini. Rasulullah saw. bahkan menyontohkannya dengan beri’tikaf sampai akhir bulan, dengan berdiam di masjid dan meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah. Meskipun kebaikan dan kesalihan personal ini sangat dianjurkan untuk ditingkatkan. Namun, Rasulullah saw menjelma…
Sabtu, 10 Juni 2017 10:23

Kembalikan Tradisi Kemenangan

Written by
Melanjutkan tagar minal aidin wal faizin yang merupakan orientasi umat Islam di bulan Ramadan, yaitu meraih kemenangan dan kembali pada tradisi-tradisi kebaikan yang ditanamkan oleh Rasulullah saw. Di antara tradisi yang terpelihara dalam sejarah umat Islam adalah tradisi meraih kemenangan. Kemenangan yang membentangkan bagi mudahnya masyarakat untuk menjalankan tuntunan agama Allah dan memudahkan masyarakat mendapatkan sentuhan rahmat Islam. Al-Hakim meriwayatkan dalam al-mustadraknya bahwa Nabi Isa a.s diselamatkan oleh Allah dari usaha pembunuhan yang dilakukan kaumnya di bulan yang sama dengan bulan diturunkannya al-Quran. Bulan diturunkannya al-Quran adalah bulan Ramadan sebagaimana kita maklum. Rasulullah saw dan para sahabat meraih kemenangan signifikan dalam peperangan eksistensi yang menegangkan, Badr al-Kubra pada tanggal 17 Ramadan 2 H. Kemudian penaklukan kota Makkah (Fathu Makkah) terjadi pada tanggal 20 Ramadan 8 H. Berikutnya tradisi kemenangan ini juga terpelihara baik. Pada tanggal 15 Ramadan 138 H/20 Februari 756 M Abdurrahman ad-Dakhil mendirikan pemerintahan di Andalusia serta membangun dasar-dasar kemajuan Islam di Eropa. Pada tanggal 26 Ramadan 583 H (1188 M), Shalahuddin al-Ayyubiy memenangkan Perang Hittin melawan tentara Salib. Pada tanggal 25 Ramadan 658H (1260 M), Saifuddin Qutz…
Selasa, 06 Juni 2017 13:38

Kembalikan Tradisi Cinta dan Persaudaraan

Written by
Tagline minal aidin wal faizin adalah sebuah tajuk besar setelah bulan Ramadan, yaitu untuk mengembalikan berbagai tradisi kebaikan yang mulai langka dan menghilang. Kali ini kita akan kisahkan tentang cinta dan persaudaraan. Sebuah kisah nyata dari negeri cinta. Alkisah, sahabat Ali bin Abi Thalib ra hendak sarapan. Ia bertanya kepada istrinya, pagi itu hidangan apa yang akan mereka santap. Fatimah menjawab sedih, bahwa mereka tak memiliki apa-apa. Ali bergegas bangkit. Kondisi lapar dan keadaannya keluarganya tak menjadikannya lesu dan lemah. Sebaliknya, ia bersemangat keluar rumah untuk mencari rizki Allah, menafkahi keluarganya. Siang yang panas itu menggambar mukanya yang berpeluh. Ia menggenggam beberapa keping dirham. Penuh syukur, wajahnya berseri menyiratkan gembira. Ia bersiap untuk segera pulang. Bahagiakan anak istrinya. Di perjalanan, ia bersua sahabat karibnya, Al-Miqdad saudaranya seiman. Wajahnya pucat, badannya basah berkeringat. Ia bertanya kabar. Al-Miqdad membalas dengan senyuman. Ali membaca samar ada tumpukan duka di wajahnya. “Demi Tuhan yang jiwaku dalam genggaman-Nya, aku takkan menggerakkan kedua kakiku hingga engkau bicara jujur apa masalahmu saudaraku?” Ali mengguncangkan badan al-Miqdad. Lirih, ia menjawab bahwa sudah dua hari ia tak sanggup memberi…
Halaman 1 dari 7