Adara Bantu Pelatihan Menjahit Bagi Perempuan Palestina

Melalui lembaga Qanadeel Al Quds, yang berkunjung ke kantor Adara Relief International di Jakarta pada awal bulan Februari 2018, sumbangan masyarakat Indonesia yang terkumpul di Adara kembali disalurkan dalam bentuk pelatihan menjahit bagi perempuan Palestina. Program ini dalam rangka pemberdayaan perempuan Palestina yang menjadi konsentrasi program Adara Relief International.

 

Selain untuk program pelatihan menjahit, donasi yang disalurkan juga dikonsentrasikan untuk membangun rumah penduduk di kota Al Quds yang belakangan semakin marak penghancuran oleh penjajah Zionis. Bagaimanapun rumah adalah tempat kaum perempuan memulai dan mengembangkan karyanya.

 

Bagi Qanadeel Al Quds, Adara Relief International menjadi salah satu lembaga dari 100 lembaga yang dipilih untuk kerjasama program pemberdayaan masyarakat Palestina. Lembaga yang dirintis oleh orang Palestina ini telah mencanangkan misi di empat aspek, yaitu Budaya, Pendidikan, Ekonomi dan Kesehatan.

 

Pada aspek budaya, Qanadeel Al Quds bertekad untuk terus memperbaiki akar budaya dan identitas al Quds. Sementara di tiga aspek lainnya yaitu Pendidikan, Ekonomi dan Kesehatan, seluruhnya juga diperuntukkan bagi masyarakat Al Quds. Memang sebagaimana namanya Qanadeel Al Quds, program-program lembaga yang berkantor di Turki ini terkonsentrasi pada warga kota Al Quds. Kota yang saat ini hendak diaku sebagai ibukota penjajah Israel. Maka memberdayakan masyarakatnya berarti menjaga kota Al Quds agar tetap menjadi ibukota Palestina.