Rabu, 07 Februari 2018 21:39

Saudi Izinkan Udaranya Digunakan ke Israel

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Keterangan foto: Penerbangan Air India dari New Delhi ke Tel Aviv akan dipersingkat dua setengah jam [Dok: Reuters]

 

Israel, 07-02-2018. Arab Saudi untuk pertama kalinya mengabulkan izin penerbangan Air India menuju ke Israel menggunakan wilayah udaranya, harian Israel Haaretz melaporkan.

 

Keputusan yang akan diberlakukan bulan Maret mendatang ini memiliki makna bahwa penerbangan dari New Delhi ke Tel Aviv akan menjadi lwbih singkat dua setengah jam.

 

Rute baru ini, kata Haaretz, berarti bahwa maskapai tersebut akan mengurangi biaya bahan bakar dan menjual tiket yang lebih murah kepada penumpang.

 

Pemerintah Saudi telah melarang penerbangan menuju Israel dengan menggunakan wilayah udaranya selama 70 tahun. Meskipun bukan rahasia lagi bahwa jet pribadi dapat terbang dari bandara Saudi dan negara Teluk lainnya ke Israel, mereka tidak dapat menggunakan rute langsung dan harus melakukan pemberhentian di bandara Amman terlebih dahulu.

 

Langkah tersebut dipandang sebagai persetujuan terhadap pengaruh PM India Narendra Modi di Timur Tengah, yang diperkirakan akan mendarat di Tepi Barat jajahan pada 10 Februari. Tahun lalu, dia menjadi perdana menteri India pertama yang melawat Israel dalam sebuah kunjungan kenegaraan resmi.

 

Namun keputusan tersebut juga menandai hubungan yang lebih hangat antara Israel dan Arab Saudi, yang telah dikaitkan memiliki hubungan rahasia makin dekat selama setahun terakhir.

Ini berkat jasa perubahan kebijakan dalam dan luar negeri Saudi, yang dipelopori oleh Putra Mahkota yang muda lagi ambisius Mohammed bin Salman.

 

"Perubahan politik di Arab Saudi dan keinginan untuk mengkonsolidasikan kekuasaan adalah alasan utama mengapa hubungan dengan Israel ini dibuka," Mahjoob Zweiri, rekan profesor dari Jurusan Program Studi Teluk di Universitas Qatar, sebelumnya mengatakan kepada Al Jazeera.

Read 67 times Last modified on Kamis, 08 Februari 2018 00:48