Kamis, 21 Desember 2017 16:55

Trump Ancam Putus Bantuan ke Negara Pendukung Resolusi

Written by 
Rate this item
(0 votes)

aspacpalestine.com – Washington DC. Donald Trump mengancam akan menahan "jutaan" dolar bantuan dari Amerika Serikat ke negara-negara yang mendukung resolusi PBB, mengenai deklarasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump terkait Al-Quds sebagai ibukota Israel.

Komentar ini muncul setelah Duta Besar AS ke PBB. Nikki Haley menulis 180 negara anggota dari 193 negara anggota yang diperingati oleh Haley. Peringatan yang dikeluarkan Haley merupakan pengambilan nama-nama negara yang mendukung sebuah resolusi Majelis Umum PBB pada hari Kamis (21/12/2017). Resolusi tersebut mengkritisi pengumuman yang membalikkan kebijakan politik luar negeri AS dalam beberapa dekade terakhir.

Pembicaraan tersebut disampaikan pada pertemuan kabinet pada hari Rabu (20/12/2017). Pernyataan ini menguatkan ancaman yang diberikan oleh Haley.

"Silahkan mereka memilih melawan kami," Ujar Trump.

"Kami akan menghemat banyak. Kami tidak peduli", Katanya.

Peringatan itu ditujukan mayoritas ke anggota PBB di benua Afrika, Asia dan Amerika Latin yang dianggap lebih rentan terhadap tekanan AS.

Pertemuan darurat Majelis Umum PBB pada hari Kamis (21/12/2017), menyerukan untuk memprotes terhadap draft resolusi terkait permasalahan Al-Quds. Draft resolusi ini dukung oleh 14 negara anggota Dewan Keamanan PBB dan veto Amerika Serikat (AS) di pertemuan dewan Keamanan PBB, Senin (18/12/2017).

AS mengharapkan kepada sekutu utama yaitu Inggris, Prancis, Itali, Jepang dan Ukraina serta 14 anggota dewan keamanan PBB - selain AS - yang mendukung resolusi tersebut pada hari Senin (21/12/2017), melakukan hal yang sama dengan AS di pertemuan darurat Majelis Umum PBB.

Draft resolusi ini menegaskan kembali 10 resolusi dewan keaman PBB, yang dimulai pada tahun 1967, termasuk persyaratan yang menyatakan bahwa keputusan akhir kota Al-Quds harus diputuskan melalui negosiasi langsung antara penjajah Israel dan Palestina.

Draft Resolusi ini "menuntut semua negara mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB, terkait kota suci Al-Quds dan tidak mengakui tindakan apapun maupun langkah apapun yang bertentangan dengan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB".

Voting Dewan Keamanan PBB menggaris bawahi sekali lagi penolakan dunia internasional terhadap langkah AS, bahkan beberapa sekutu terdekat AS.

 

Sumber: theguardian.com

Read 36 times