Selasa, 19 Desember 2017 14:54

AS Veto Resolusi DK PBB terkait Al-Quds

Written by 
Rate this item
(0 votes)

aspacpalestine.com – New York. Amerika Serikat  (AS) telah menggunakan hak veto yang dimilikinya terhadap rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB (DK PBB), Ahad (17/12/2017). Rancangan resolusi tersebut merupakan penolak dan penuntutan pembatalan keputusan Presiden AS Donald Trump mengenai Al-Quds ibukota penjajah Israel.

Dalam sidang DK PBB. Rancangan telah disetujui oleh 14 negara dan 1 veto dari AS. Rancangan resolusi ini diinisiatif oleh Mesir. Dalam rancangan tersebut tidak secara khusus disebutkan AS atau Trump. Namun, dinyatakan bahwa "penyesalan mendalam atas keputusan-keputusan yang terjadi saat ini berkaitan dengan status Al-Quds."

"Apa yang kami saksikan di sini di Dewan Keamanan PBB ini adalah sebuah penghinaan. Kami tidak akan melupakan itu", Uncap Duta Besar Israel untuk PBB NIkki Haley setelah dilakukan voting terhadap resolusi tersebut.

Rancangan resolusi PBB, menegaskan bahwa "segala bentuk keputusan dan tindakan yang bermaksud mengubah karakter, status atau komposisi demografi kota suci Al-Quds tidak memiliki dampak hukum. Tindakan dan keputusan tersebut adalah batal dan tidak sah serta harus dibatalkan, sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang relevan."

Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Haley dan Trump, terkait veto yang dikeluarkan oleh AS. Israel mengklaim bahwa Al-Quds merupakan ibukota yang abadi dan tidak dapat dipisahkan dan menginginkan seluruh kedutaan bertempat di kota suci tersebut. Orang-orang Palestina menginginkan ibukota dari negara Palestina merdeka adalah Al-Quds Timur. Wilayah ini merupakan wilayah yang dijajah Israel pada perang 1967 dan dianeksasi oleh penjajah Israel. Namun, langkah tersebut tidak mendapatkan pengakuan dari masyarakat internasional.

 

Sumber: reuters.com

Read 44 times