Kamis, 07 Desember 2017 08:39

Kaleidoskop Palestina - Mei 2017

Written by 
Rate this item
(0 votes)

MEI 2017

 


Kepresidenan Palestina: Al-Quds Ibukota Palestina Selamanya

aspacpalestine.com – Palestina. Kepresidenan Palestina mengatakan bahwa kota Al-Quds Timur dengan tempat-tempat suci Islam dan Kristen, merupakan ibu kota negara Palestina, Kamis (25/5/2017). Hal tersebut akan terus berlaku sepangjang masa.

Juru bicara resmi Kepresidenan, Nabil Abu Radainih dalam konferensi persnya mengomentari penyataan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu terkait Al-Quds. Abu Radainih mengatakan bahwa pernyataan-pernyataan ini akan memperburuk suasana, memperumit kondisi yang telah ada, dan menghalangi upaya yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat Donald Trump untuk mewujudkan perdamaian antara Palestina dan Israel.

Abu Radainih menyerukan kepada Perdana Menteri Israel untuk menghentikan melancarkan pernyataan-pernyataan yang serupa, yang memperkeruh suasana. Disamping itu, Dia juga menyerukan agar menghentikan hasutan yang terus menerus dilakukan oleh menteri-menteri pemerintah, yang dilakukan setiap hari kepada bangsa Palestina dan pemimpin-pemimpinnya.

http://www.aspacpalestine.com/id/item/6158-kepresidenan-palestina-al-quds-ibukota-palestina-selamanya
 

-------


Na'im: Kondisi Kesehatan Di Jalur Gaza Dalam Bahaya

aspacpalestine.com - Gaza. Ketua Bidang Kesehatan dan Lingkungan dalam Komite Administrasi di Gaza, Bassam Na'im menjelaskan kunjungan dewan legislatif terkait kondisi "bahaya kesehatan Gaza". Kondisi tersebut dialami oleh fasilitas kesehatan di Gaza, yang disebabkan karena blokade yang ketat terhadap Jalur Gaza.

Selama pertemuan yang diadakan di Kementerian Kesehatan di kota Gaza, Na'im menegaskan terkait perlunya langkah-langkah baru yang serius terhadap kesehatan para penduduk, khususnya, langkah-langkah lain yang berkaitan dengan pemberhentian pengiriman obat-obatan serta susu anak, pemotongan sebagian besar dari gaji dan relawan medis serta kesehatan, krisis kelangkaan bahan bakar sektor listrik dari pelayanan kesehatan yang sensitif.

Dia menegaskan bahwa penjajah Israel merupakan pihak yang harus bertanggungjawab pertama kali, dari krisis yang terjadi di Jalur Gaza. Jalur gaza masih menderita blokade dan tindakan penjajahan yang keras. Hal tersebut mengharuskan penjajah Israel bertanggungjawab terhadap kebutuhan manusia dan kesehatan para penduduk, sesuai dengan norma-norma internasional dan hukum kemanusiaan internasional.

Ketua Komite Kesehatan di Dewan Legislatif, Khamis An-Nijari menyebutkan bahwa tujuan kunjungan delegasi dewan legislatif dapat dilibatkan sebagai solusi-solusi sulit dan krisis-krisis yang melanda sektor kesehatan di Gaza.

http://www.aspacpalestine.com/id/item/6127-na-im-kondisi-kesehatan-di-jalur-gaza-dalam-bahaya
 

-------


Saluran 7: Trump Putuskan Tidak Ada Pemindahan Kedutaan Ke Al-Quds

aspacpalestine.com – Palestina. Saluran 7 mengatakan bahwa pejabat senior di Amerika menegaskan, bahwa Presiden Donald Trump memutuskan untuk memperpanjang perintah hukum, terkait pemindahan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Al-Quds.
Saluran 7 menambahkan bahwa Trump memutuskan untuk menggunakan kewenangan yang berikan menurut hukum terkait permasalahan ini. Keputusan kewenangan tersebut serupa dengan para pendahulunya.
Dikutip dari pernyataan pejabat Amerika, bahwa keputusan telah diambil dan telah diinformasikan kepada Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu. Selain itu, keputusan ini telah ditanyakan kepada para pendahulu sebelum Trump.
Tercatat bahwa sejumlah media mengutip baru-baru ini antara antara dua pemerintahan Israel-Amerika Serikat, terkait bahwa saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk memindahkan keduataan. Pihak Amerika menjelaskan juga bahwa Israel menyarankan juga agar lebih baik menunda langkah ini pada saat ini.
Dia menegaskan bahwa permasalahan tidak adanya pemindahan kedutaan, berdampak kepada kekecewaan, khususnya dibawah harapan Israel yang akan diumumkan pemindahannya ketika Trump berkunjung dalam dua pekan kedepan. "Akan tetapi tampaknya permasalahan politik menekan agar otoritas melanjutkan perundingan" lansir 7.
Diagendakan bahwa Trump akan mengunjungi Tel Aviv 22 Mei mendatang. Delegasi Amerika telah tiba di Israel untuk mempersiapkan kunjungan tersebut. Donald Trump, dalam kunjungannya ke Israel, akan menginap selama satu hari.

http://www.aspacpalestine.com/id/item/6103-saluran-7-trump-putuskan-tidak-ada-pemindahan-kedutaan-ke-al-quds

 

 

Read 64 times Last modified on Kamis, 14 Desember 2017 13:59