Selasa, 14 November 2017 17:03

WZO Serahkan Tanah Palestina ke Pemukim Israel

Written by 
Rate this item
(0 votes)

aspacpalestine.com – Palestine. Divisi Permukiman Organisasi Zionis Dunia (WZO) merampas 50 Dunam (12.5 hektar) tanah pribadi milik orang Palestina. Mereka berdalih bahwa tanah tersebut tidak ada hak milik orang Palestina. Pada tahun 2002, tanah tersebut dikembalikan ke pos permukiman ilegal Tepi Barat, Ma'aleh Rehavam, bagian selatan Bait Lahm. 

Divisi Permukiman menyediakan lahan tersebut dengan alasan untuk "penanaman kebun buah-buahan", meskipun organisasi tersebut tidak mempunyai otoritas terhadap tanah itu. Menurut dokumen yang diperoleh oleh Haaretz, Sebagian tanah ini, telah digunakan oleh penduduk sebagai pos untuk pertanian dan telah ditetapkan sebagai cagar alam.

Divisi Permukiman dan perwakilan dari pos luar permukiman menolak berkomentar. Namun, sebuah sumber di Pasukan Keamanan Israel telah mengkonfirmasi secara detail informasi tersebut.

Divisi permukiman beranggapan bahwa tanah tersebut merupakan sebuah lahan yang mirip seperti tanah pribadi. Mereka berdalih bahwa lahan tersebut beroperasi sebagai cabang WZO dan tidak dibawah otoritas langsung pemerintahan Israel, namun, secara penuh didanai oleh pembayar pajak Israel. Rencananya, Lahan tersebut akan difungsikan untuk mengelola lahan di daerah terpencil di Israel.

Hal ini bukanlah pertama kalinya divisi permukiman menyerahkan tanah yang tidak berhak. 9 rumah di permukiman Tepi Barat Ofra merupakan bangunan yang didirikan di atas tanah milik pribadi orang Palestina. Para pemukim tersebut mengaku bahwa mereka memiliki dokumen dari divisi permukiman yang memberikan kendali terhadap lahan tersebut. Selain itu, pemukim ilegal Israel juga menyatakan bahwa pemukim telah membeli lahan tersebut dengan cara yang legal. Pemukim ilegal Israel mengatakan mereka percaya bahwa divisi permukiman mempunyai wewenang terhadap lahan tersebut.

November 2016, Hareetz memberitakan bahwa divisi permukiman telah mengalokasikan lahan untuk pendirian 50 rumah bagi pemukim ilegal Israel, Beit Horon, Tepi Barat.

 

Sumber: haaretz.com

Read 8 times