Senin, 13 November 2017 15:44

Israel Persiapkan "Daftar Hitam" BDS

Written by 
Rate this item
(0 votes)

aspacpalestine.com – Palestina. Media-media lokal Israel menyatakan Pemerintah Israel saat ini sedang mempersiapkan sebuah daftar hitam bagi organisasi lokal dan internasional serta bagi para aktivis, Ahad (12/11/2017). Daftar hitam tersebut ditujukan kepada para aktivis dan organisasi baik lokal maupun internasional yang menyerukan boikot terhadap institusi, produk serta kegiatan Israel.

Ahad lalu (12/11/2017), Komite Perundang-Undangan Kementerian Israel telah mengesahkan sebuah undang-undang melawan para aktivis yang mendorong boikot internasional terhadap Israel. Undang-undang tersebut memungkinkan para aktivis untuk dituntut atau didenda.

Koran berita Israel, Hayom mengutip pernyataan pejabat Israel yang dilontarkan kemarin dan menggambarkan bahwa "daftar hitam" sebagai database organisasi yang menyerukan pemboikotan. Menurut pejabat tersebut, bahwa "daftar hitam" tersebut dapat digunakan untuk menuntut organisasi-organisasi pegiat pemboikotan, berdasarkan undang-undang baru ini.

Menurut amandemen undang-undang itu, "badan atau individual yang mendorong boikot Israel atau institusi Israel dan dianggap harus bertanggungjawab atas pemboikotan tersebut, maka dikenakan denda 100.000 shekel (setara 28.280 dolar) tanpa disertai adanya bukti kerusakan. Sedangkan, 500.000 Shekel (setara 142.500 dolar) jika terbukti kerusakan bagi Israel.

List ini juga termasuk kampanye BDS. Kampanye BDS hampir meluas di seluruh dunia. BDS merupakan gerakan yang menyerukan pemboikotan terhadap Israel. BDS didirikan pada tahuh 2005 dengan tujuan untuk mengakhiri dukungan internasional terhadap Israel, terkait penindasan Israel terhadapn orang Palestina. Selain itu, BDS juga ditujukan untuk menekan Israel agar mematuhi hukum internasional.

 

Sumber: palestinechronicle.com

Read 93 times