Kamis, 10 Agustus 2017 20:12

Pengungsi Palestina di Jaramana Hadapi Kehidupan yang Sulit

Written by 
Rate this item
(0 votes)

aspacpalestine.com – Jaramana. Penduduk kamp pengungsian Palestina Jaramana hidup dalam keadaan yang sulit. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya pelayanan mendasar dan pelayanan pembangunan insfrastruktur. Selain itu tempat pengungsian itu juga menderita krisis, terutama kenaikan harga sewa rumah-rumah. Kamp pengungsian Jaramana menampung puluhan ribu pengungsi dari daerah-daerah tetangga, sehingga menyebabkan meningkatnya kebutuhan pangan. Disamping itu, kondisi kehidupan yang berlaku dalam kondisi yang menyesakkan.

Di sektor lainnya, tingkat pengangguran di wilayah tersebut naik saat kurangnya bantuan yang diberikan dari badan-badan amal dan UNRWA. Para keluarga kamp pengungsian mengeluhkan bantuan yang saat ini diterima, hanya dapat mencukupi sebagian kecil kebutuhan hidup mereka.

kelompok Kerja untuk Orang Palestina di Suriah (ACTIONPAL) menyebutkan bahwa kamp pengungsian Jaramana tidak terkena langsung dampak dari peristiwa-peristiwa yang terjadi di Suriah. Hal tersebut berdasarkan lokasi kamp yang berdekatan dengan daerah-daerah yang dikendalikan oleh pemerintah, di ibukota Suriah. Namun, para warga di pengungsian Jaramana dapat melihat jatuhnya mortir-mortir yang jatuh sekitarnya. Hal itu diakibatkan lokasi kamp pengungsian tersebut dekat dengan bandara internasional Damaskus dan daerah Gota Timur.

 

Sumber: actionpal.org.uk

Read 23 times