Jumat, 04 Agustus 2017 08:33

Nafas Panjang

Written by 
Rate this item
(0 votes)

Banyak pesan dalam al-Quran mengaitkan kehidupan sekarang atau masa lalu dengan masa depan. Masa depan di dunia, atau pun nantinya di akhirat. Kecerdasan seseorang diukur dari cara dia membekali diri menempuh perjalanan yang panjang tersebut. Nabi Muhammad saw. bersabda, “Orang yang cerdas adalah yang bisa menekan hawa nafsunya dan berbuat untuk masa setelah mati”.

Nabi Ibrahim ‘alaihissalâm mempersiapkan nafas panjangnya dengan baik. Beberapa doanya direkam di dalam al-Quran. “(Ibrahim berdoa): "Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku hikmah dan masukkanlah aku ke dalam golongan orang-orang yang saleh, dan jadikanlah aku buah tutur yang baik bagi orang-orang (yang datang) kemudian, dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mewarisi surga yang penuh kenikmatan” (QS. Asy-Syu’arâ’: 83-85)

Nabi Ibrahim memohon diberi hikmah dan komunitas yang baik. Kemudian beliau menginginkan namanya kekal di bibir-bibir para shalihin yang mendoakannya sepanjang masa. Menjadi buah tutur yang baik (lisâna shidqin) yang berarti dikenang kebaikannya dan didoakan terus. Dan doa Ibrahim dikabulkan oleh Allah. Kebaikannya dikekalkan sepanjang masa. Namanya bertahan sampai hari kiamat, disandingkan dengan shalawat kepada Nabi Muhammad saw. Ia selalu disebut oleh seorang mukmin dalam setiap shalatnya, menjelang akhir setiap shalat.

Untuk mempertahankan nama baik agar kekal di dunia dan di akhirat tidaklah harus dengan suatu perbuatan yang dianggap besar atau luar biasa. Karena, esensi perbuatan bukanlah besar atau kesan luar biasanya. Allah sendiri lebih menekankan aspek kualitas, yang dalam surah al-Mulk disebut dengan ahsanu ‘amala (yang terbaik amalnya), artinya bukan pada bentuk atau kuantitasnya.

Al-Quran menyebut dan mengekalkan perbuatan sederhana yang dilakukan seekor semut betina pada saat mengingatkan rakyatnya agar segera memasuki rumah mereka agar terhindar dari pasukan Nabi Sulaiman. “Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari” (QS. An-Naml: 18). Kisah kebaikannya terekam sampai hari kiamat. Demikian juga, sikap rendah hati dan tawadhu Nabi Sulaiman yang dimampukan Allah mendengarnya, adalah sikap yang juga dikekalkan untuk diingat hingga akhir zaman.

Peran al-Arqam bin Abi al-Arqam yang menyediakan rumahnya untuk dijadikan home base dakwah Rasul saw di masa-masa awal Islam. Hanya itu peran yang tercatat. Bisa jadi banyak hal yang diperbuat, namun namanya kekal bersama satu perbuatan sederhananya. Abadi dalam lembaran sejarah.

Ibadah haji disebut dengan “asyhurun ma’lûmât” (QS. Al-Baqarah: 197) padahal prosesi puncak ibadah haji hanya beberapa hari, namun diungkapkan al-Quran dengan “bulan-bulan yang dimaklumi”. Karena ibadah haji adalah proses, termasuk latihan menyiapkan hari kiamat. Tak heran jika surah al-Hajj di awal ayatnya tak langsung membahas manasik haji. Awal surah al-Hajj membahas esensi haji yaitu bentuk totalitas ketaatan kepada Allah dan persiapan terhadap hari kiamat.

Adapun kejadian hari kiamat nanti terjadi di bumi Syam (ardhul makhsyar wa al-mansyar), di sekitar Masjid al-Aqsha. Karena semua manusia akan dibangkitkan di bumi yang benar-benar lain, tetapi berlokasi di Syam. Dalam beberapa riwayat disebutkan di sekitar Masjid al-Aqsha.

Karena itulah keterkaitan Masjid al-Haram dan Masjid al-Aqsha sangat erat. Jika saat ini Masjid al-Aqsha masih dalam penjajahan dan ternodai dengan  berbagai penindasan, maka diperlukan amal umat Islam. Amal perbuatan yang mungkin tak besar, tapi ia harus yakin bahwa perbuatannya memiliki pengaruh terhadap pembebasan Masjid al-Aqsha. Dengan amal sederhana itu mungkin nama seseorang atau perbuatannya menjadi kekal sampai usia dunia ini habis. Karena itulah diperlukan nafas panjang untuk merencanakan amal yang memiliki pengaruh luas dan bertahan lama. AlLahu al-musta’ân.

 

Catatan Keberkahan 63

Jakarta, 04.08.2017

SAIFUL BAHRI

Read 106 times