Jumat, 16 Juni 2017 16:55

Israel Berupaya Halangi Laporan PBB Yang Lain

Written by 
Rate this item
(0 votes)

aspacpalestine.com – New York. Setelah sukses menghalangi laporan terakhir PBB yang berkaitan dengan tudingan Israel menjadi sistem diskriminatif, pejabat Israel saat ini, berupaya untuk menghapus laporan lainnya. Laporan tersebut menuding bahwa Tel Aviv melakukan eksekusi diluar hukum. Laporan tersebt bersamaan dengan daftar pelanggaran hak asasi manusia lainnya.

Laporan yang disampaikan oleh Komisi PBB untuk Ekonomi dan Sosial di Asia Barat ( United Nations Economic and Social Commission for Western Asia- ESCWA) sebelumnya, menuding Israel melakukan diskrimatif. Laporan tersebut mendapat kecaman dari Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon. Hal tersebut dikarenakan, laporan menyatakan pada periode 1 April hingga 31 Maret, pasukan keamanan Israel membunuh 63 orang Palestina. Jumlah itu termasuk 19 anak-anak. Selain itu, laporan juga melansir jumlah korban luka mencapai 2.276 orang Palestina, termasuk 562 anak-anak.

Laporan ESCWA sebelumnya, menuduh Israel melakukan diskriminatif telah dihapus oleh PBB. Hal ini dikarenakan adanya protes yang dilayangkan oleh Danon dan Duta Besar Amerika untuk PBB Nikky Haley. Pekan Ini, Haley menggambarkan laporan PBB tersebut berbau "prasangka anti Israel".

Sumber Israel melansir bahwa Danon akan berusaha untuk menghapus laporan ini. "Ini adalah fitnah terhadap negara Israel" lansir Arutz Sheva terkait pernyataan utusan Israel terhadap PBB. "Kami juga telah berhasil menghapus laporan yang tidak masuk akal sebelumnya. Kami akan berjuang tanpa henti melawan penyimpangan kebenaran yang terang-terangan ini", ujar utusan Israel untuk PBB.

 

Sumber: middleeastmonitor.com

Read 24 times