Global March To Jerusalem Tuntut Para Pemimpin Dunia Lindungi Al-Aqsha

Global March To Jerusalem menyerukan kepada organisasi para pemimpin dunia, yang dibentuk Nelson Mandela pada tahun 2007, terdiri dari para mantan pimpinan dunia, dan para tokoh politik berpengaruh di dunia, untuk menunaikan perannya menekan penjajah zionis, agar menghentikan tindakan rasialis terhadap warga sipil Jerusalem.

Dalam keterangan persnya, Senin (26/5) pimpinan Global March menyatakan, pihaknya berharap ada sekitar 1 juta tokoh dunia yang peduli untuk menyelamatkan Jerusalem, termasuk tempat suci Islam dan Kristen, terutama Masjidil Aqsha.

Dalam paparan penjelasan via internet yang dirilis dalam beberapa bahasa ini disebutkan, pihak Israel melakukan proyek yahudisasi massif, menghancurkan segenap tempat keagamaan selain yahudi di Jerusalem, dan menyembunyikan peninggalan non yahudi di kota Al-Quds.

Pimpinan Global March memaparkan kekhawatirannya terkait dampak sikap abai internasional dalam melindungi Al-Aqsha dan tempat suci, serta mendesak semua pihak yang peduli untuk menciptakan perubahan, dengan berpartisipasi membubuhkan tanda tangan dan merilisnya di sejumlah jejaring sosial.

Zaher Birawi, Jubir Global March menyatakan, ide penggalangan dukungan lewat tandatangan agar segenap pemimpin bekerja menciptakan perdamaian di dunia, dan menunaikan tanggungjawab sejarah dan moral, melindungi Al-Quds/Jerusalem dari proyek yahudisasi.

Birawi menambahkan, dunia tidak akan menikmati perdamaian tanpa mengakhiri penjajahan zionis Israel, dan menyajikan perdamaian secara adil bagi kota perdamaian dan seluruh wilayah Palestina.  (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *