Eskalasi ke Gaza Jadi Ancaman Serius di Tengah-tengah Blokade

Departemen Kesehatan Palestina di Jalur Gaza memperingatkan bahwa eskalasi Zionis ke Jalur Gaza menjadi ancaman bahaya nyata bagi sejumlah layanan kemanusiaan dan kesehatan bagi warga Palestina, setelah pada hari Senin kemarin penjajah Zionis melancarkan serangan udara di kawasan kosong di samping sekolah dasar dan membuat kepanikan para siswa.

Jurubicara Departemen Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, Dr. Asyraf Qudra menegaskan bahwa tindakan bodoh Zionis berulang-ulang yang biasanya menarget wilayah penduduk ini menambah jumlah korban luka di kalangan warga, sebagaimana yang terjadi dalam serangan-serangan sebelumnya.

Eskalasi Zionis ini sangat mencemaskan di tengah-tengah blokade yang diperketat terhadap Jalur Gaza, penutupan perlintasan-perlintasan dan kelangkaan obat-obatan hingga 30% dan peralatan medis hingga 50%.

Qudra menegaskan bahwa pihaknya tetap bekerja sesuai rencana yang telah diumumkan dalam mengelola krisis dan berjuang dengan berbagai pihak lokal, regional dan internasional agar tetap bisa memberikan pelayanan dan mampu menjaga rumah sakit-rumah sakit dan klinik-klinik tetap bisa memberikan bantuan pertama dan menjamin berlanjutnya pemberian layanan kesehatan sepanjang waktu.

Dia menegaskan pentingnya lembaga-lembaga kemanusiaan internasional mendukung sektor kesehatan untuk menjamin berlanjutnya pembereian layanan kesehatan untuk sekitar 1,8 juta jiwa yang tinggal di Jalur Gaza, yang sedang mengalami kebijakan diskriminasi rasis dari penjajah Zionis dan alat-alat militernya, yang terus mengancam melakukan agresi baru terhadap warga sipil yang terisolasi di Jalur Gaza.  

Dia meminta masyarakat internasional agar menekan penjajah Zionis agar menghentikan serangannya yang berulang-ulang ke Jalur Gaza, membuka perlintasan-perlintasan Gaza, serta membebaskan blokade yang illegal dan tidak manusiasi yang sudah memasuki tahun ketujuh berturut-turut.

Dua juga meminta negara saudara, Mesir, untuk segera membuka gerbang perbatasan darat Rafah dari kedua arah dan mengatasi semua hambatan bagi perjalanan pasien dan musafir, serta mengizinkan masuknya obat-obatan dan peralatan medis, juga memfasilitasi masuknya delegasi medis dan bantuan untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina. Termausk juga menghentikan operasi penghancuran terowongan-terowongan yang menjadi solusi darurat bagi warga Jalur Gaza untuk menghadapi blokade, serta menyediakan zona perdagangan resmi bagi kebutuhan sehari-hari warga Palestina di perbatasan Rafah.  (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *