Erdogan: Kejahatan Terhadap Al-Aqsha Tak Dapat Dimaafkan

Ankara – Presiden Turki, Rejep Tayep Erdogan mengatakan, Jumat (7/11) “Masjidil Aqsha bukan hanya milik rakyat Palestina, tetapi adalah masjid dan kiblat seluruh kaum muslimin di dunia, pemerintah zionis harus menghentikan tindakan brutalnya, kejahatan terhadap Al-Aqsha tak mungkin bisa dimaafkan.”

Hal itu diungkapakan Erdogan saat memberikan sambutan di Institut Hubungan Internasional di kementerian luar negeri Turkmenistan, di ibukota Ishiq Abad.

Erdogan mempertanyakan seputar reaksi PBB, di saat terjadinya kejahatan serupa terhadap gereja? Ditegaskan Erdogan bahwa PBB tak memiliki sikap tegas terhadap bangsa zionis, apalagi jika harus bertentangan dengan pemerintah zionis.

Presiden Turki menyebutkan, penodaan Masjidil Aqsha dengan sepatu-sepatu zionis merupakan serangan terhadap keyakinan kaum muslimin, dan kejahatan terhadap Al-Aqsha tak ubahnya seperti kejahatan terhadap Ka’bah, ditegaskannya bahwa tindakan ini sangat tercela dan berbahaya.

Erdogan menlanjutkan, “Jika PBB tak menghentikan serangan keji terhadap masjid dan anak-anak, maka apa gunanya kehadiran PBB?  Dan jika Uni Eropa tak membela hak-hak tempat ibadah dan anak-anak untuk hidup, maka untuk apa keberadaannya?” (palinfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *