Dewan Pusat PLO Minta Abbas Percepat Pelaksanaan Rekonsiliasi

 Dewan Pusat PLO meminta Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas untuk mempercepat dalam pelaksanaan kesepakatan rekonsiliasi terakhir dan pembentukan pemerintahan konsensus nasional sampai dilaksanakannya pemilu, pengaktifan PLO dan penyelesaian semua hal negatif yang muncul akibat perpecahan di tingkat masyarakat, hukum dan demokrasi.

Dewan menolak ancaman dan kampanye brutal yang dilancarkan pemerintah z terhadap kesepakatan rekonsiliasi. Hal itu mencerminkan betapa mereka bergantung pada perpecahan Palestina untuk menghancurkan proyek pembebasan nasional dan mengaborsi pendirian negara Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam penutupan pertemuan ke-26 Dewan Pusat PLO selama dua hari di kota Ramallah. Dalam pernyataannya, Dewan menolak mengakui “Israel” sebagai negara Yahudi secara mutlak. Dewan juga menegaskan menolak menerima berlanjutnya realitas Palestina sebagai negara di bawah pendudukan.

Dewan menegaskan pentingnya merekonstruksi proses politik melalui DK PBB atau pelaksanaan konferensi internasional untuk perdamaian, yang menggiring pada pelaksanaan resolusi-resolusi PBB untuk menghentikan sikap ‘Israel’ yang terus mempermainkan masyarakat internasional dan mereka yang melakuan upaya perdamaian.

Dewan Pusat PLO menyerukan negara-negara pendandatangan perjanjian Jenewa IV untuk mengambil langkah-langkah darurat guna memaksa penjajah zionis komitmen melaksanakan tanggung jawabnya sesuai dengan perjanjian tersebut dan protokol tambahannya.

Karena itu, syarat kembali ke perundingan dan proses polisik adalah bila ada komitmen jelas dari penjajah zionis terhadap referensi perbatasan tahun 1967 dan resolusi-resolusi PBB serta penghentian permukiman Yahudi dan pelaksanaan komitmen-komitmen dan perjanjian-perjanjian sebelumnya.

Pengajuan ke Majlis Umum dan DK PBB diputuskan untuk menolak dan mengecam permukiman yahudi, yahudisasi al Quds serta serangan-serangan terhadap gereja dan masjid terutama masjid al Aqsha. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *