Aleg Athwan: Penjajah Berencana Kosongkan Al-Quds dari Tokohnya

Al-Quds – Aleg Palestina asal Al-Quds, Ahmad Athwan mengatakan, penjajah Zionis berusaha mengosongkan kota Al-Quds dari para tokohnya dan ingin membungkam suara-suara yang ingin memebuka kedok kejahatan Israel  terhadap tempat suci di sana.
 
Dalam statemen persnya yang dilansir hari ini Ahad dalam peringatan tiga tahun pengusiran (deportasi) aleg dan menteri dari Al-Quds oleh Israel, Athwan mengatakan, “Kami ingatkan rencana Israel  membidik warga Al-Quds dan mengosongkan kota itu dari elit dan tokohnya. Belakangan Israel  mengeluarkan keputusan mendeportasi tujuh warga Al-Quds dan dari Al-Aqsha. Hal ini menjadi rutinitas terutama terhadap wanita.”
 
Ia menambahkan, pihaknya memperkirakan pertempuran saat ini adalah pertempuran mempertahankan eksistensi warga Palestina untuk bertahan di Al-Quds dan bukan saja terhadap batu. Lantas siapa yang akan membela Al-Quds jika pada tokohnya diusir,? Siapa yang akan membela masjidnya? Tanahnya? Rumahnya? Di sinilah bahaya ancaman itu.
 
Kini Athwan diasingkan ke luar Al-Quds ke Tepi Barat sejak 26 September 2011. Ia menuding dunia Arab dan Islam bertanggungjawab terhadap kejahatan Israel  di Al-Quds dan warganya. Mereka adalah pihak yang membela Al-Quds dan tempat suci. Al-Quds adalah gerbang perdamaian dan perang. Ini pertempuran hakiki. Siapapun yang memiliki Al-Quds dia akan mengendalikan masalah Palestina. Karena itu, warga Al-Quds saat ini adalah pihak yang paling berjasa.
 
Selain Athwan, aleg lainnya yang ditangkap dan diasingkan adalah Muhammad Thauthuh, mantan menteri Khalid Abu Arafah setelah mereka ditahan Israel  selema rentang yang berbeda-beda. Namun kini anak Athwan masih ditahan Israel  di penjara. (palinfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *